Rahmat Wibowo accuses Ainun Najib, Hima Mustika D, Luca Cada Lora, and Mauritz Panggabean of bribing the police with hundreds of millions of rupiah, based only on forwarded WhatsApp messages showing they had hired a lawyer and reported him to the police to help a woman he had terrorized with death threats (ancaman pembunuhan), and tags the police's Propam division and PERADI to demand an investigation.

Original post ↗

Rahmat Wibowo accuses Ainun Najib, Hima Mustika D, Luca Cada Lora, and Mauritz Panggabean of bribing the police with hundreds of millions of rupiah, based only on forwarded WhatsApp messages showing they had hired a lawyer and reported him to the police to help a woman he had terrorized with death threats (ancaman pembunuhan), and tags the police's Propam division and PERADI to demand an investigation.

Transcript

Kepada warga @threads Saksikanlah perlakuan dari Ainun Najib @ainunnajib , Hima Mustika D , Luca Cada Lora, dan Mauritz Panggabean. Bahkan diduga kuat telah menyogok ratusan juta rupiah dan bilangnya senin akan dipanggil tapi blm dipanggil juga. Well Malu lah karena salah sendiri @sahabatpropam @divisipropampolri @dpnperadi @dpnperadi coba dicek anggotanya main duit ini tidak sedikit. 1/2 [Attached: screenshot of forwarded WhatsApp messages] Saya jadinya udah hire lawyer buat rahmat, sudah di laporin ke polisi. Senin akan dipanggil. Dia sudah ancaman mau pembunuhan ke orang lain soalnya. Saya bawa satu korban lagi cewe ~ Ainun Najib (forwarded): Saya udah keluar biaya juga. Ini orang sudah menjelekkan perusahaan dan fitnah ~ Ainun Najib (forwarded): 3 digit rupiah biar urusan selesai cepet [Attached: screenshot of Hima Mustika D.'s Threads post "Ada orang bikin video pakai pp gw, baik2 lu gue laporin uu ite" and Rahmat's reply "lu duluan yang mulai bangsat"]